Ternak Kenari: 5 Kunci Sukses Beternak Burung Kenari

Ternak Kenari
Ternak Kenari: Burung kenari adalah salah satu burung pemakan biji-bijian yang relatif mudah untuk di ternakkan. 
Akan tetapi masih banyak yang mengalami kesulitan dalam beternak burung kenari, hal ini di karenakan kurang memahami karakter dan kebutuhan burung kenari itu sendiri.

Apabila kita sudah memahami karakter dan apa yang di butuhkan, apa yang di inginkan oleh burung kenari yang kita miliki, kita akan dengan mudah mengembang biakkannya. 
Inti dalam wirausaha peternakan apapun adalah memberikan apa yang di inginkan hewan ternak kita dan apa yang di butuhkan oleh hewan ternak kita.

Ada beberapa point yang jarang di perhatikan yang menjadi kunci sukses dalam beternak burung kenari dari jenis apapun.
Karena burung yang kita ternak berada dalam sangkar, di mana burung-burung tersebut tidak dapat memilih tempat yang sesuai dengan keinginannya, memakan seseuai dengan kebutuhannya yang di sesuaikan dengan fase pertumbuhan hidupnya seperti kehidupan mereka di alam, maka kita harus dapat menciptakan kondisi kehidupan seperti yang di harapkan oleh burung kenari.

Apabila kebutuhan burung kenari sudah kita sediakan, dan burung kenari yang kita budidaya sudah merasa nyaman, maka kita akan menikmati hasil dari peternakan kita.
Untuk mendapatkan kesuksesan pada wirausaha peternakan burung kenari , secara garis besar kunci sukses beternak burung kenari adalah sebagai berikut:

1.Kondisi Ruangan Yang Tidak Terlalu Panas dan Tidak Terlalu Dingin.
Setiap daerah memiliki perbedaan termperatur lingkungan yang berbeda. 
Temperatur adalah seberapa tinggi suhu udara lingkungan di sekitar kandang ternak kita.
Temperatur udara yang tinggi sangat berpengaruh pada kemampuan produksi ternak burung kenari
Semakin tinggi temperatur udara, maka akan semakin rendah kemampuan produksi burung kenari yang kita pelihara.
Ketika kondisi ruangan yang di tempati burung kenari terlalu panas,maka akan sangat berpengaruh pada fertilitas telur yang di hasilkan. Karena burung akan lebih banyak mengkonsumsi air di banding mengkonsumsi makanan utama burung kenari, dan makanan tambahan yang kita sediakan.
Temperatur udara yang tinggi juga akan berpengaruh kepada angka perkawinan yang terjadi.
Ketika keadaan ini di biarkan, maka temperatur udara yang tinggi tidak hanya akan berpengaruh pada kemampuan produksi burung kenari, temperatur udara tinggi yang berlangsung terus menerus akan sangat mempengaruhi kesehatan burung kenari. Banyak penyakit yang akan timbul, dan tingkat kematian juga tinggi hanya karena temperatur udara ini.

Untuk mencapai kesuksesan dalam wirausaha ternak kenari, mengkondisikan temperatur ruangan adalah salah sau hal yang wajib di perhatikan.

2. Seleksi Indukan
Hal tersulit dalam beternak kenari adalah seleksi indukan. Bukan indukan jantan atau betina. Karena perbedaan indukan pejantan dan betina adalah pada kicauan kenari yang bisa kita dengarkan. Pejantan berkicau dan betina tidak. Di samping itu juga terdapat perbedaan alat kelamin yang sangat mudah di bedakan.
Kesulitan dalam beternak burung kenari adalah dari seleksi indukan secara karakter, kapasitas produksi, kemampuan mengeram, dan kemampuan merawat anakan.

Menyeleksi indukan adalah salah satu faktor yang menjadi kunci sukses dalam beternak burung kenari. Silahkan Anda baca artikel yang berjudul "Menyeleksi Indukan Kenari".
Apabila tahap seleksi burung kenari ini sudah selesai, dan kita mempunyai indukan kenari yang berkualitas, maka sukses beternak kenari ada di depan mata kita.

3. Kualitas Makanan
Makanan adalah salah satu faktor penting dalam beternak burung kenari baik untuk pejantan maupun betina. Kita harus memperhatikan asupan nutrisi burung kenari kita ternak.
Apabila kita kurang memberikan makanan yang memberikan asupan nutrisi cukup, maka fertilitas telur akan sangat jelek.
Banyak kenari mania yang mengatakan pejantan ngisi dan tidak ngisi, alias mampu mengawini dan  betina yang di kawini mampu menghasilkan telur fertil atau tidak.
Faktor kualitas makanan sering juga menjadi penyebab telur gagal menetas, telur kosong alias tidak di buahi.
Apabila kita sudah memberikan makanan yang berkualitas, dan telur tetap tidak di buahi, ada kemungkinan pejantan memang tidak mampu membuahi.
Akan tetapi, apabila makanan masih jauh dari standar, maka kemungkinannya bisa dari kurangnya asupan nutrisi.

Memberikan asupan nutrisi tambahan seperti sawi dan telur puyuh atau telur ayam yang kita bagi menjadi beberapa bagian, adalah salah satu cara untuk mendapatkan kesuksesan beternak burung kenari.

4. Vitamin
Dalam dunia peternakan kenari, vitamin juga sangat di butuhkan. Dengan tercukupinya asupan vitamin, maka burung akan menjadi lebih sehat.
Burung sehat, tentunya  akan memberikan produksi yang baik.

5. Kebersihan Kandang
Kebersihan kandang adalah salah satu kunci sukses peternakan burung kenari. Dengan kandang burung kenari yang bersih, burung akan jauh dari penyakit.
Kita harus menyadari, kotoran burung yang tidak di bersihkan akan menjadi tempat dari jutaan bakteri yang dapat mengganggu kesehatan kita.
Bersihkan kandang burung setiap minimal 2 hari sekali.
Kalau Anda malas mengerjakannnya, jangan berharap ternak kenari Anda akan memberikan kesuksesan seperti yang Anda harapkan.

Kalau hal di atas benar-benar di jalankan dalam tata kelola ternak burung kenari Anda, saya yakin dalam waktu cepat burung kenari yang Anda pelihara akan segera beranak pinak.
Beternak adalah mengenai perasaan kenyamanan dari kehidupan hewan yang kita ternak. Memberikan kenyamanan perasaan kepada ternak kita, adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kesuksesan dalam beternak, dalam hal ini beternak burung kenari.

Semoga bermanfaat.

0 Response to "Ternak Kenari: 5 Kunci Sukses Beternak Burung Kenari"

Post a Comment

STTB