5 Penyakit Mematikan Pada Ayam Kampung

Ternak Ayam Kampung adalah salah satu wirausaha ternak yang dapat di jalani dengan modal yang tidak terlalu besar.
Di pedesaan, kita bisa melihat hampir setiap halaman ada ayam kampung yang berkeliaran.
Sistem ternak ayam kampung yang di jalani kebanyakan warga di pedesaan masih menggunakan sistem beternak ayam kampung dengan cara tradisional. Hal ini di karenakan kurangnya informasi yang didadat oleh warga pedesaan.

Dalam dunia peternakan ayam kampung, ada beberapa penyakit mematikan yang sering tidak dapat di identifikasi jenis penyakitnya oleh warga.
Banyak warga yang masih belum memiliki pengetahuan mengenai jenis-jenis penyakit dan pengobatannya. Sebenarnya apabila hal ini di ketahui lebih dini, maka kematian pada ayam kampung ternak mereka bisa di antisipasi.

Jenis-jenis penyakit mematikan pada ayam kampung sebenarnya adalah penyakit-penyakit yang terjadi sudah sekian lama, dan hampir selalu menyerang peternakan ayam kampung warga desa pada musim-musim tertentu.
Karena jumlah populasi ternak yang relatif sedikit dan dalam menghitung angka kematian masih me nggunakan jumlah satuan, maka kematian ayam kampung bagi warga dianggap suatu hal yang biasa.  Ini akan berbeda sekali apabila kita menggunakan perhitungan kematian ayam kampung akibat terserang penyakit mematikan ini menggunakan hitungan prosentase, kita akan dapat segera merasakan besar atau kecilnya tingkat kematian suatu ternak.

Dari waktu ke waktu,  jenis-jenis penyakit mematikan pada ayam kampung adalah sebagai berikut.
Berikut ini adalah 5 Penyakit Mematikan Pada Ayam Kampung yang wajib Ada ketahui.

5.HSS (Heat Stress Syndrom)
Sebenarnya ini bukan penyakit, akan tetapi HSS merupakan salah satu mesin pembunuh bagi ayam kampung.
HSS juga menjadi salah satu pintu gerbang masuknya penyakit-penyakit yang lain pada peternakan ayam kampung.
HSS di sebabkan oleh temperatur udara yang sangat tinggi pada siang hari, dan cukup rendah pada malam hari.
Biasanya HSS muncul ketika selisih temperatur udara antara siang (jam 12 siang) dengan malam jam 12malam, memiliki selisih temperatur melebihi 10 derajat celcius.

Kematian pada ayam kampung yang di sebabkan oleh HSS tidak terjadi secara serentak, tapi dalam jumlah yang banyak.
Untuk mengantisipasi terjadinya HSS pada peternakan ayam kampung, Anda dapat merubah pola makan hariannya. Porsi makan pada sore hari di usahakan lebih di perbanyak di banding porsi makan pada pagi atau siang hari.
Penggunaan vitamin juga sangat di anjurkan ketika musim peralihan datang. HSS sering terjadi pada musim peralihan.

4. Coryza
Penyakit Coryza atau Snot ini sampai sekarang adalah penyakit pada ayam kampung yang masih sangat sering terjadi.
Penyakit ini menyerang ternak ayam kampung pada musim peralihan kemarau menuju hujan.
Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit ini. Penyakit ini sudah pernah di bahas pada artikel yang berjudul; "Mengobati Ayam Yang Kepalanya Bengkak
Penyakit ini memang tidak secara langsung membunuh ayam kampung yang kita ternak, akan tetapi apabila kita terlambat dalam menanganinya, penyakit coryza juga menjadi salah satu ancaman dalam beternak ayam kampung.
Untuk mengatasi penyakit ini, dapat di lakukan vaksinasi pada DOC, dan sayangnya vaksin coryza ini belum ada vaksin aktifnya, jadi harus rutin melakukan vaksinasi selama 3 bulan sekali.

Kematian pada ayam kampung yang di sebabkan oleh coryza tidak terjadi secara serempak, akan tetapi terjadi dalam jumlah yang banyak. Terutama untuk ayam yang masih muda.
 
3.Tetelo (Newcastle Desease)
Tetelo adalah salah satu dari 5 Penyakit Mematikan Pada Ayam Kampung yang sangat merugikan. Kalau ayam yang terserang penyakit mati, kita sudah pasti akan mengubur atau membakarnya. Akan tetapi penyakit yang disebabkan oleh virus ND ini tidak selalu membunuh ayam. Ini lah awal bencana yang tidak pernah disadari oleh peternak ayam kampung.
Apabila ayam  kampung yang terserang tetelo atau ND ini sembuh, dan masih di pelihara, ayam tersebut menjadi agen penyebar penyakit ND tersebut kepada ayam-ayam yang lain di kemudian hari.
Dan telur-telur yang di hasilkannya pun akan membawa gen penderita virus ND. Jadi sebaiknya kalau salah satu ayam Anda ada yang terserang penyakit ini dan kemudian "terlihat sembuh", lebih baik di jual atau di jadikan hidangan di meja makan saja, daripada menjadi agen penyakit dalam peternakan ayam kampung Anda di kemudian hari.
Lebih seringnya, peternakan ayam yang terserang tetelo atau ND, kematian yang terjadi dalam jumlah banyak.

Untuk mencegah penyakit tetelo, dapat di lakukan vaksinasi pada DOC ayam kampung Anda.
Vaksin ND adalah vaksin aktif, jadi vaksin yang kita suntikkan atau di teteskan kedalam mata ayam ini akan hidup di dalam tubuh ayam.

2. Gumboro (Infectious Bursal Disease =IBD)
Penyakit ini sangat mengerikan, ayam yang terserang penyakit gumboro akan kehilangan kekebalan tubuhnya, dan akan sangat rentan terhadap penyakit-penyakit lain, dapat di katakan, penyakit GUMBORO adalah AIDS nya ayam.
Ayam yang paling banyak terserang adalah kelompok umur 3 sampai 6 minggu, sedangkan ayam yang berumur kurang dari 2 minggu biasanya tidak menunjukkan gejala klinis tetapi dapat bersifat imunosupresif.

Penyakit gumboro ini sangat menular, penularan dapat terjadi langsung melalui kontak langsung antara ayam yang sehat dengan   ayam yang sakit.

Untuk mengantisipasi jenis penyakit ini dapat di lakukan vaksinasi gumboro.


1.Flu Burung
Flu burung adalah momok yang paling menakutkan di masyarakat desa, kalau banyak ayam yang mati secara serempak, mereka akan menyimpulkan bahwa ayamnya terserang flu burung. Padalah belum tentu demikian.

Kematian pada ternak ayam yang di sebabkan oleh Virus H5N1 ini sangat menakutkan, kematian sering terjadi serempak.
Penyakit ini bisa di antisipasi dengan melakukan vaksinasi, akan tetapi sangat di sayangkan, vaksin untuk flu burung sampai sekarang belum dapat di beli di toko-toko penyedia pakan ternak.

Untuk menghindari penyakit ini adalah dengan cara menjaga kebersihan kandang secara teratur.

Memahami penyakit-penyakit yang menjadi ancaman peternakan ayam kampung kita merupakan hal yang sangat penting.
Dengan kita memahami jenis-jenis penyakit, kita dapat mengantisipasi lebih dini.


Semoga bermanfaat.

0 Response to "5 Penyakit Mematikan Pada Ayam Kampung"

Post a Comment

STTB