2 Tipe Kandang Ternak Kenari

Kandang dalam dunia peternakan adalah salah satu elemen penting yang tidak bisa di tinggalkan atau di anggap ringan. 
Kandang ternak dimana akan menjadi tempat untuk berproduksinya hewan ternak yang kita pelihara harus di desain dengan mengutamakan tingkat kenyamanan dari binatang ternak kita.
Dalam dunia peternakan, pengadaan kandang ternak merupakan salah satu elemen usaha peternakan yang banyak memakan banyak anggaran biaya yang harus di keluarkan.

Oleh karena itu, sebisa mungkin dalam mendesain kandang ternak, di upayakan desain kandang ternak yang lebih mementingkan produktifitas dibanding keindahan kandang.
Begitu juga dengan dalam wirausaha peternakan burung kenari

Kandang dalam beternak burung kenari merupakan salah satu faktor yang tidak bisa di abaikan keberadaannya.
Karena dari kandang ini, burung kenari yang kita ternakkan tentunya sangat kita harapkan hasilnya memberikan keuntungan yang maksimal.
Beternak burung kenari dengan kandang seadanya memang tetap akan menghasilkan, akan tetapi hasilnya tidak akan sebagus kalau kita memberikan kandang yang sesuai dengan kebutuhan kandang yang di sesuaikan dengan kenyamanan burung yang kita pelihara.
Dengan memahami kenyamanan burung yang kita pelihara, produktifitas ternak kita akan menjadi lebih baik di bandingkan dengan kandang yang seadaanya.
 
Dalam membuat kandang untuk peternakan untuk burung kenari, kita harus menyesuaikan dengan sistem ternak burung kenari yang akan kita pakai. Karena tipe kandang untuk beternak burung kenari mengikuti bagaimana sistem pada peternakan burung kenari itu di gunakan.

Secara garis besar, beternak burung kenari dapat di bagi menjadi dua cara. yaitu menggunakan sistem koloni dan menggunakan sistem satu banding satu.
Di Indonesia, peternakan burung kenari kebanyakan masih menganut sistem ternak satu kandang satu indukan, dan banyak yang masih belum mengaplikasikan cara beternak burung kenari dengan menggunakan cara beternak kenari sistem koloni.

Cara beternak burung kenari  dengan sistem satu banding satu juga di bagi lagi menjadi dua cara beternak burung kenari.
yaitu sistem kawin cabut atau sistem satu kandang satu jodoh.
Dimana pada sistem beternak kenari dengan cara ini, kandang yang di butuhkan sama, baik untuk sistem kawin cabut maupun sistem satu jodoh satu kandang.

Peternakan burung kenari di Indonesia kebanyakan masih menganut sistem satu kandang satu indukan.
Sistem kandang koloni masih jarang di gunakan, mengingat populasi ternak burung kenari yang dipelihara oleh peternak relatif masih sedikit.

2 Tipe Kandang Ternak Kenari
Tipe kandang ternak dalam wirausaha ternak burung kenari mengikuti sistem pemeliharaan dari peternakan burung kenari yang akan kita pakai.
Sistem ternak burung kenari yang akan kita pakai tentunya di sesuaikan dengan luasan lahan yang kita miliki. 
Setiap sistem ternak pada burung kenari tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan. 

Dua tipe kandang ternak burung kenari yang bisa kita gunakan dalam beternak burung kenari adalah sebagai berikut:

1. Tipe Kandang Ternak Kenari Satu Kandang Satu Indukan
cara membuat kandang ternak burung kenari
Cara beternak burung kenari dengan satu kandang satu indukan adalah cara beternak burung kenari yang lazim di pakai pada peternakan burung kenari di Indonesia.
Hal ini karena pada awalnya sebagian besar peternak burung kenari menggunakan cara beternak kenari dengan sistem satu indukan satu kandang. Sehingga peternak kenari pemula banyak yang mencoba mengikuti cara ternak tersebut.
Dalam beternak burung kenari dengan sistem satu kandang satu indukan, ada yang menggunakan satu pejantan burung kenari untuk mengawini satu betina burung kenari, ada juga yang menggunakan satu kenari pejantan untuk mengawini beberapa kenari betina.

Keuntungan menggunakan satu pejantan kenari untuk mengawini beberapa betina burung kenari adalah dapat menekan biaya pengadaan pejantan burung kenari.
Kelemahannya adalah apabila perbandingan betina terlalu banyak, maka sperma yang di hasilkan oleh burung kenari pejantan menjadi tidak bagus kualitasnya, terlebih apabila asupan makanan yang di berikan mengandung nutrisi dengan kualitas yang rendah.
Rendahnya asupan nutrisi ini akan berdampak pada rendahnya kemampuan sperma burung kenari pejantan untuk membuahi sel telur betina dan juga akan berdampak pada kekebalan tubuh burung kenari kita.
Apabila hal ini di biarkan terus menerus, tentu ini akan merugikan peternakan burung kenari kita.

Kelebihan pada tipe kandang burung kenari dengan sistem satu pejantan untuk beberapa betina,  kita dapat menggunakan kandang gantung yang di tempelkan di tembok untuk di gunakan sebagai kandang ternak burung kenari kita.
Dengan menggunakan kandang gantung, biaya pengadaan kandang menjadi lebih murah.
Setelah burung kenari pejantan mengawini indukan burung kenari betina, pejantan burung kenari dapat di gunakan untuk mengawini betina burung kenari yang lain.

Kelebihan lain pada kandang ternak burung kenari sistem satu kandang satu indukan, indukan burung kenari lebih merasa tenang dalam mengerami telur-telurnya.
Kita juga lebih mudah dalam memantau kesehatan burung kenari yang kita pelihara.
Di samping memudahkan pemantauan dalam hal kesehatan burung kenari yang kita pelihara, sistem kandang ternak burung kenari satu kandang untuk satu indukan juga memudahkan dalam pencatatan kualitas indukan.
Pencatatan kualitas indukan sangat di perlukan apabila kita menginginkan seleksi indukan untuk mendapatkan turunan kenari yang memiliki kualitas dan ciri tertentu.

2. Tipe Kandang Ternak Sistem Koloni (Kandang Aviary)
cara beternak burung kenari
Contoh kandang tipe kenari koloni atu aviary bisa di lihat pada video di bawah.
Walaupun masih sedikit yang beternak burung kenari dengan sistem koloni atau sistem aviary ini, sebenarnya berternak kenari dengan sistem koloni ini sangat bagus untuk di jalankan.
Burung kenari yang di ternak dengan sistem koloni atau aviary akan mempunyai pertumbuhan yang lebih maksimal di banding dengan sistem kandang kecil atau satu kandang satu indukan.

Dalam peternakan burung kenari sistem koloni, beberapa indukan di masukan ke dalam kandang berukuran besar. Perkawinan terjadi secara alami, dimana ketika betina kenari sudah menginginkan untuk di kawini, pejantan burung kenari akan segera mengawini betina tersebut.
Kita tidak perlu membantu adanya perkawinan tersebut dengan memasukkan pejantan ke dalam sangkat burung kenari betina.

Pembuatan kandang koloni pada peternakan burung kenari sebenarnya tidak perlu di buat terlalu besar. Yang terpenting adalah luas kandang di buat dengan tetap memperhatikan kenyamanan dalam tata letak sarang burung kenari nantinya untuk menghindari adanya perebutan tempat dalam membuat sangkar.

Kelebihan dari cara beternak burung kenari dengan sistem koloni adalah kita tidak perlu repot memberikan makanan dan mengganti air minum satu persatu setiap kandang.
Makanan dan minuman bisa di tempatkan dalam satu tempat besar yang memudahkan setiap burung untuk dapat menikmati makanan dan minumannya.

Lantai sebaiknya di buat menggunakan semen atau menggunakan lantai keramik tentunya lebih bagus, hal ini bertujuan untuk mengurangi kadar air di dalam tanah yang akan sangat berpengaruh pada kelembaban udara khususnya pada saat musim hujan.

Kelemahan pada peternakan burung kenari sistem koloni, kita tidak dapat mengawasi kesehatan dan kondisi burung satu persatu.

Apabila satu burung terserang penyakit, penularan juga akan terjadi lebih cepat.
Untuk produktifitas, ternak burung kenari sistem koloni ini akan menghasilkan anakan yang lebih berkualitas.
Dengan besarnya ruang pemeliharaan, otot-otot pada tubuh burung kenari menjadi lebih terlatih. Dan pernafasan menjadi lebih panjang karena terbiasa terbang dari satu pijakan burung ke pijakan burung yang lain.

Luas ruang kandang ternak kenari sistem koloni yang ideal adalah 2m x 2m. Dengan luas kandang sedemikian rupa, maka burung kenari akan lebih terlatih karena terbiasa bergerak dan terbang.
Sangat berbeda dengan kandang satu indukan satu kandang dimana gerak burung sangat di batasi.

Penentuan sistem kandang pada peternakan burung kenari sangat di sesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan peternakan burung kenari.
Apabila tujuan kita menciptakan burung kenari dengan sifat yang mendekati burung kenari dari alam, ternak kenari dengan sistem koloni adalah salah satu pilihan yang bisa kita terapkan pada peternakan burung kenari kita.

Namun apabila tujuan ternak burung kenari kita hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar, kita dapat beternak burung kenari dengan sistem satu kandang satu indukan.
Hal yang paling penting dalam mendesain perkandangan pada peternakan burung kenari adalah mengenai kenyamanan.
Kenyamanan adalah hal yang tidak boleh di lewatkan ketika kita akan mendesain kandang ternak untuk burung kenari kita.
Ketika burung kita merasa nyaman, maka produktifitas dari ternak kita akan dapat kita andalkan untuk menjadi pemasukan yang akan memperbaiki perekonomian kita.

Semoga artikel 2 tipe kandang ternak kenari ini dapat menjadi referensi untuk anda yang baru akan memulai beternak burung kenari.

Semoga bermanfaat

0 Response to "2 Tipe Kandang Ternak Kenari"

Post a Comment

STTB