Peluang Peternakan Sapi Potong Atau Sapi Pedaging Di Tahun 2016

sapi potong
Ternak sapi potong atau sapi pedaging adalah peternakan yang umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
Kebanyakan cara beternak sapi potong yang dilakukan masih dalam skala kecil atau dapat di katakan usaha sampingan. Karena untuk beternak sapi dengan skala peternakan yang lebih besar, di butuhkan modal yang tidak sedikit.


Selain daging ayam, daging kambing, daging sapi juga merupakan salah satu daging yang mendominasi kebutuhan daging di Indonesia.
Setiap hari ribuan sapi di potong untuk memenuhi kebutuhan pasar terhadap sapi. Tingginya kebutuhan daging sapi tidak terlepas dari banyaknya muncul  usaha kuliner yang berkaitan dengan daging sapi.
Bakso adalah salah satu usaha yang tidak bisa lepas dari daging sapi, dimana hampir setiap kota berdiri warung bakso di setiap sisi jalan utama maupun jalan daerah.

Pada saat ini, kebutuhan daging sapi di Indonesia masih belum mampu di penuhi oleh para peternak lokal dengan kapasitas produksi masih jauh dari kebutuhan daging sapi, sehingga sampai saat ini kebijakan kran impor daging sapi dari luar masih di buka lebar oleh pemerintah Indonesia.

Berdasarkan pemantauan wiraternak, usaha peternakan sapi potong merupakan usaha yang sangat layak di jalani, mengingat kebutuhan daging sapi masih sangat tinggi dan masih belum dapat dipenuhi oleh peternak lokal.
Apabila pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk menurunkan impor daging sapi dari luar negeri, akan berimbas pada kenaikan harga daging sapi di pasaran.

Indonesia masih jauh dari kemampuan swasembada daging sapi, dalam hal ini pemerintah sebenarnya tidak tinggal diam.
Hampir setiap tahun ada bantuan sapi dari pemerintah baik itu melalui aspirasi partai atau berupa dana hibah, tapi sayangnya tidak di kelola dengan baik oleh masyarakat.


Di samping itu masyarakat yang menerima bantuan sapi dari pemerintah, tidak mengelola peternakan sapi tersebut dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Sudah bukan rahasia lagi kalau sapi bantuan dari pemerintah seringkali mengalami penguapan yang berujung tidak ada kejelasan jejak sapi bantuan tersebut.

Tidak di tutupnya kebijakan impor daging sapi dari luar negeri, adalah sebuah indikasi bahwa peternakan sapi potong masih memiliki peluang yang bagus untuk di jalankan.

Langkah Beternak Sapi Potong.
Dalam usaha peternakan sapi potong, ada tiga jenis peternakan, yaitu pembibitan, penggemukan, pembibitan sekaligus penggemukan.

Dari tiga jenis peternakan sapi potong, usaha peternakan penggemukan sapi potong adalah jenis peternakan sapi potong yang memiliki perputaran modal paling cepat/

Usaha penggemukan sapi potong biasanya di mulai dengan membeli sapi jantan yang berusia 2,5 tahun  ke atas untuk digemukkan selama 3-4 bulan, kemudian di jual kembali.

Perputaran modal pada usaha penggemukan sapi potong jauh lebih cepat di bandingkan dengan usaha sapi potong yang berorientasi pada usaha pembibitan sapi potong.
Keuntungan di dalam usaha pembibitan sapi potong baru akan dirasakan dalam satu tahun, karena sapi menghasilkan anakan satu tahun sekali.

Pemilihan sapi yang akan di ternakkan adalah faktor penting yang menunjang keberhasilan dalam peternakan sapi potong yang akan di jalani.
Dalam memilih sapi yang akan di ternakkan, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini:
1. Usia sapi di atas 2,5 tahun
2. Mata sapi bersih dan cerah.
3. Carilah sapi yang agak kurus supaya harga lebih mudah untuk di tawar, akan tetapi perhatikan juga bahwa kurusnya tersebut bukan karena penyakit.
4. Tidak mengalami gangguan pernafasan, hidungnya tidak mengeluarkan lendir.
5. Bulu-bulunya halus, tidak terdapat bekas luka ataupun penyakit kulit.
6. Usahakan memilih sapi dengan kondisi ekor dan dubur bersih, untuk memastikan bahwa sapi tersebut tidak menderita penyakit diare.
7. Pegang bagian kuku sapi tersebut, usahakan memilih sapi dengan kuku yang tidak terasa panas.

Dengan mendapatkan sapi yang sehat dan mempunyai potensi pertumbuhan yang bagus, kita akan lebih mudah mendongkrak pertumbuhan sapi tersebut.

Tentunya untuk mendongkrak pertumbuhan sapi tersebut harus di sertai dengan perawatan yang bagus dan asupan nutrisi yang mencukupi.
Karena sebagus apapun sapi yang di ternak, pertumbuhannya tidak akan sebagus sapi yang diternak dengan asupan nutrisi yang bagus.


Siap menyambut tantangan swasembada daging sapi?



Semoga bermanfaat













 

STTB