4 Cara dasar sukses beternak burung pleci

Burung pleci mulai ramai digemari di indonesia khususnya pada tahun 90an dan makin popular pada tahun 2012 dengan banyaknya peternak dan lomba kicauan pleci di seluruh penjuru indonesia. Selain karena harga yang relatif terjangkau, burung pleci juga mudah didapatkan di lingkungan terdekat kita bagi anda yang dulu sering memperhatikan burung koloni yang bergerombol dari pohonan satu kepohonan lain walaupun pada tahun belakangan ini kita sudah jarang melihat hal tersebut karena pemburuan massal.


Bicara soal ternak pleci, ternyata burung ini juga memiliki tingkat kesulitan dalam tahap penangkaran. Kebanyakan gagalnya peternak pemula saat menangkar adalah ketika menghadapi karakter pleci yang buruk seperti mengacak-acak sangkar, sulit berjodoh antara jantan dan betinanya lalu satu lagi masalah yang suka muncul adalah pleci rentan mati. 

Kebiasaan mengacak-acak sangkar kemungkinan dilakukan pleci ketika mereka merasa terganggu seperti saat kita mencoba mengintip keberadaan mereka di sarang, tetapi hal tersebut biasanya dilakukan pasangan pleci karena belom terbiasa dengan kehadiran manusia dan mereka bisa merubah kebiasaan itu ketika mereka merasa manusia bukan penggangu.

Apapun masalah yang terjadi sebenarnya ada 4 faktor paling penting untuk membuat penangkar pleci sukses beternak burung pleci, hal penting tersebut akan kita kupas semuanya sebagai pedoman anda pada saat beterak pleci.

ternak burung pleci


4 Faktor sukses ternak burung pleci kacamata


1. Kebutuhan pakan
Saat memasuki fase beternak, pleci membutuhkan nutrisi lengkap yang bersumber dari pakan, kenapa? karena pakan akan meningkatkan fungsi dari proses reproduksi burung pleci, ya jika dari fetilitas pleci sudah subur dari dalam maka akan lebih mudah untuk penangkar memasuki proses ternak sampai proses penetasan.

Seperti kita sudah tau semua pakan utama dari burung pleci adalah voer, jangkrik, kroto, buah-buahan. Pilihlah voer dengan kualitas terbaik, rekomendasi saya pilih voer yang lembut karena biasanya memiliki protein yang tinggi.

pakan ternak pleci
pakan utama pleci

Jangkrik dan kroto juga adalah sumber protein hewani yang bagus untuk burung saat beternak, tetapi kebanyakan memakan pakan mengandung protein juga tidak baik untuk kesehatan burung oleh karena itu fungsi buah-buahan seperti pisang kepok akan menetralisir hal itu.

2. Kandang ternak dan sarang
Kandang yang digunakan berukuran hampir sama seperti kenari yaitu biasanya memiliki panjang 45cm x lebar 35cm x tinggi 40cm. Tempatkan kandang jauh dari binatang yang memiliki suara bising seperti lovebird dan binatang pemangsa seperti kucing biarkan pasangan pleci memiliki tempat yang eksklusif untuk kawin.

Jika perlu saat musim kemarau dan suhu menjadi terlalu panas sediakan kipas angin kecil dan tempatkan dengan jarak yang tidak terlalu dekat dengan kandang atau jika suhu terlalu lembab berikan mereka sinar UV.

Gunakan kandang soliter untuk pasangan pleci yang sudah berjodoh ini akan membuat mereka dengan pleci lainya walaupun sebenarnya pleci pun bisa dipasangkan menggunakan kandang koloni dimana pleci dapat mencari jodoh sendiri.

Desain kandang semirip mungkin dengan alam liar misalnya menaruh ranting dan dedaunan agar pleci merasa seperti di habitat aslinya.

kandang ternak menyerupai habitat aslinya
gambar dari sugengpleci.blogspot.com

Selanjutnya yang diperlukan ada dikandang adalah sangkar tempat pleci menempatkan telur dan mengeram telurnya, wadahnya dapat anda beli ditoko burung atau dapat dibuat sendiri dari kawat. Isi sarang yang biasa digunakan adalah serabut kelapa, serat nanas, kapas dan masih banyak lagi.

3. Penjodohan
Proses awal penjodohan pleci adalah dengan memastikan pleci yang dimasukan kandang soliter adalah pleci jantan dan betina, bagaimana mengetahui jenis kelamin pleci? baca di cara jitu membedakan jenis kelamin pleci, lalu pastikan juga umur sang betina berumur 1 tahun atau lebih dan jantan berumur 2 tahun.

Setelah kita mengetahui jenis kelamin pleci baru lah kita masuk ke fase penjodohan, ada dua cara menjodohkan pleci yaitu dengan cara menempelkan sangkar pleci jantan dan betina dengan jarak dekat dan yang kedua adalah memasukan beberapa pleci jantan dan betina di satu kandang koloni.

Metode menempelkan kandang pleci jantan dan betina secara berdempetan umumnya dilakukan selama 1 minggu dengan cara memantau mereka siang dan malam, dongkrak birahi mereka dengan jangkrik hal ini akan semakin terlihat apakah pleci tersebut jodoh atau tidak.

Beberapa faktor penjodohan yang bisa diperhatikan adalah jika jantan merayu betina dengan gaya kicauanya lalu sang betina terlihat mengibas-ngibas sayap mereka ini membuktikan bahwa mereka siap kawin, tapi tunggu dulu pastikan juga saat malam mereka tidur berdekatan dengan kandang terpisah setelah itu anda dapat memasukan mereka berdua jantan dan betina di kandang soliter.

4. Pemilihan indukan
Terakhir adalah faktor pemilihan indukan, dimana penangkar pasti menginginkan pleci yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik. Pilih indukan betina yang memiliki karakter yang bagus misalnya indukan betina semi jinak hal ini dilakukan agar indukan betina tidak mudah stress saat masa betelur dan pengeraman. ( baca: cara menjinakan pleci giras )

Pilih jantan yang sudah buka paruh agar keturunanya juga dapat memiliki keunggulan seperti itu juga dan dapat lebih mudah diprospek untuk lomba saat mereka dewasa nanti.




Sekian sudah artikel tentang cara beternak pleci semoga artikel ini dapat membantu penagkar pemula yang sedang merintis bisnis menangkar pleci mereka.


Rekomendasi artikel

0 Response to "4 Cara dasar sukses beternak burung pleci"

Post a Comment

STTB